Amankah Berhubungan Setelah Pasang IUD?

Dari beberapa jenis obat mencegah kehamilan, banyak sahabat kesimpulannya menggunakan kontrol kelahiran spiral atau peranti intrauterin (IUD).

Mengutip Web MD, IUD atau yang masyhur dengan KB Spiral ialah unit kontrasepsi berwujud huruf “T” yang dipasang di rahim wanita.

Perangkat kontrasepsi ini dapat menjauhi kehamilan dengan menyelesaikan sperma mencapai dan membuahi telur.

Jika dilengkapi dengan trik yang tepat, kanker kehamilan untuk IUD atau konsumen penanggulangan kelahiran spiral bisa kurang dari satu persen.

KB spiral banyak diseleksi selaku alat kontrasepsi bagi cewek karna tahan lama, praktis, dan relatif dipastikan bakal dikenakan lebih-lebih untuk ibu menyusui.

Tidak cuma itu, konsumen spiral KB juga tak mesti khawatir hamil dengan kasus lupa minum pil KB atau kondom bocor.

Meskipun relatif aman, beberapa pendamping khawatir bahwasanya pemanfaatan kontrasepsi dapat memimpin ikatan seksual.

Moments Saat Sebelum mengkhawatirkan, simak beberapa fakta jalinan intim sesudah pendamping spiral berikut ini:

1. Tidak memengaruhi gairah seksual dan tidak terasa

Doktor kesuburan dan platlatform reproduksi di New York, Jaime Knopman, MD, menerangkan ada dua jenis IUD, yaitu hormonal dan nonhormonal.

“Keduanya tak hendak pengaruhi impian intim konsumen KB spiral,” jelas ia juga diambil Women’s Health.

Tidak cuma itu, melangsungkan jalinan intim sehabis pasang spiral terasa kayak dikala saat sebelum memasang peranti kontrasepsi ini.

“Karena kontrol kelahiran spiral dipasang di rongga rahim, Kalian tak dapat memandang atau merasakannya. Jadi tak boleh ada konsekuensi terhadap kehidupan seksual,” Dr. Knopman, apa yang terjadi?

2. Mengurangi nyeri haid parah

Wanita yang rata-rata mengalami datang bulan berat dan kram sepanjang datang bulan dapat merasakan kasus tiap bulan yang lebih enteng sehabis mengenakan kontrol kelahiran spiral hormonal.

Berkah progestin dalam kontrol kelahiran spiral hormonal, pendarahan parah dan nyeri haid yang parah dapat dikurangi.

3. Aman dari segala posisi seks

Banyak pendamping khawatir kalau interweaving intim dapat membikin KB spiral tidak hanya dari rahim.

Namun, spesialis obgin dari Orlando Health USA, Christine Greves, MD, mendirikan hubungan seks sehabis pendamping spiral yang aman.

“Sangat tak mungkin jalinan seks dapat menciptakan IUD terlepas,” jelas Greves, kayak diambil Health.

Dokter Greves mengatakan, karna spiral dipasang di rahim, bukan di vagina atau leher rahim, penis tak bisa masuk ke dalam rahim.

4. Pasangan mungkin bisa merasakan ada senar IUD

Selama unit kontrol kelahiran spiral terpasang tepat di posisinya, pendamping tak dapat merasakannya lantaran peranti kontrasepsi dikonsep amat tipis.

Tapi untuk Dr. Greves, ada beberapa pria yang bisa merasakan KB spiral di sepanjang intim berkorelasi.

“Kemungkinan yang dirasakan pendamping ialah tali atau tali tipis dari alat penanganan kelahiran spiral, bukan alat PENANGGULANGAN KELAHIRAN spiral utama,” jelasnya.

Tali atau senar pada alat KB spiral ini dikonsep untuk melewati layanan. Tujuannya ialah untuk memudahkan obgin untuk melenyapkan kontrasepsi di masa depan.

Di sisi lain, Kamu harus berwaspada kalau pendamping merasa lebih dari semata-mata benang atau tali tipis pada saat berkorelasi intim seusai pendamping spiral.

Ini bisa jadi tanda kontrol kelahiran spiral beraksi dari rahim ke leher rahim. Kondisi ini dapat membikin Kamu merasa sakit pada saat datang ke seks.

Jika Kalian merasakan hubungan intim sehabis satu pasang sprial yang menyakitkan, lekas minta dokter untuk menganalisis pemasangan alat kontrasepsi.

Sumber : tundakehamilan.com

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *